Ads (728x90)

Foto Bersama siswa Berprestasi dengan Kepala Madrasah, Waka Kesiswaan, dan Ka. TU usai Upacara Sumpah Pemuda. (Istimewa). 

PRAMUKA.MANDEMAK.SCH.ID - Pramuka MAN Demak kembali buktikan kualitas setelah sukses menyabet berbagai juara di Wijaya Rover Challenge (WRC) 2018. Kompetisi yang digelar oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang pada 26-28 Oktober ini diikuti ratusan siswa SMA sederajat se-Jateng.

Sebanyak 22 Sekolah se-Jawa Tengah ikut kompetisi WRC yang bertempat di lapangan kompleks kampus Unnes, Sekaran. Salah satunnya dari Kontingen Pramuka MAN Demak (Ambalan Sunan Kalijaga - Nyi Ageng Serang, Gudep 06.101 - 06.102) yang menerjunkan perwakilannya sebanyak 21 Orang.

Dalam kompetisi WRC 2018, Pramuka MAN Demak sukses menyabet Juara 1 Tari moderen dance, Juara 2 PBB, dan Juara 3 hasta karya.

Pembina Ambalan Shofiul Anam, S.Pd ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp bersyukur atas capaian Pramuka MAN Demak di WRC kali ini, ia menghimbau bahwa ajang lomba merupakan proses pembuktian kualitas pramuka.

"Lomba adalah bagian dari kegiatan pramuka untuk menyemangati para anggota pramuka diman demak" ujar Kak Anam yang juga Alumni MAN Demak 2009 ini.

Bahkan beberapa Alumni Pramuka yang tergabung dalam grup WhatsApp Pramanda turut mengapresiasi prestasi Pramuka MAN Demak baru-baru ini.

"Sadissss bgt (red. Banget).... juara kok di jipuk kabeh (red. Juara kok diambil semua), Tanpa mengenal ampun, Yg lain...kok seakan debu yg berterbangan di jalan, Semangattt" Tulis Pak Muham mengomentari.

Sementara alumni yang lain @Ulfa @Utsman dan @Baihaqi secara kompak menimpali dengan tulisan " Ora Umum".

"Bangga dengan kakak.... Semoga kakak2 sukses, PRAMANDA JAYA" timpal @kakwahid

Kharis selaku Pradana mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh pihak Madrasah, Anggota Pramuka, dan Alumni Pramuka MAN Demak yang tak henti-hentinya terus berpartisipasi dan memotivasi terutama di WRC 2018 ini.

Sejak dibuka Jumat (26/10/2018), perlombaan baru dilaksanakan pada hari pertama. Ada sembilan mata lomba dan satu acara inti.

Lomba-lomba yang dipertandingkan meliputi hasta karya, pemilihan putra-putri WRC, Mading 3D, traditional modern dance, geguritan,  pioneering, story telling, rally dan pbb.

Lomba-lomba itu dibagi dalam dua katagori yakni untuk putra dan putri yang akan memperebutkan peringkat 1 hingga 3. Selain juara per mata lomba pada Minggu (28/10/2018) akan diumumkan juara umum yakni sekolah yang paling banyak memenangkan lomba.

Dengan hasil yang telah diraih, Kak Anam berpesan agar tak cepat berpuas diri masih ada tahapan proses selanjutnya agar layak disebut Juara Sejati.

"Wrc adalah ajang pemanasan sebelum berlaga di PPMD jawa tengah, Paramanda bisa lebih aktif dalam perlombaan di berbagai ajang baik di kota demak dan juga ditingkat jawa tengah" Tandas Kak Anam. (arf)

Post a Comment

Blogger