Ads (728x90)


a. Pengertian
Kiasan dasarAdalah metode kepramikaan yang didasarkan pada pikiran yang menandung kiasan (gambaran) sesuatu yang disanjung dan didambakanyaitu sejarah perjuangan dan budaya bangsa (AD Bab IV pasal 14/ARTBab IV pasal 32 ayat 1).
b. Romantika
1. 20 Mei 1908 → Berjuang mensiagakan rakyat
2. 28 Oktober 1928 → Menggalang persatuan
3. 17 Agustus 1945 → Ditegakkan NKRI
4. Mengisi Kemerdekaan → Pemimpin yang memandegani, membawa bangsa, Pemimpin yang diandalkan
5. Kita cari→ Ramuan → Dirakit (susun) untuk di-Terapkan.
6. Kita bentuk → Bantara (ajudan-pengawal- kader)
7. Laksana (pelaksana/pengelola)
8. Pandega (niemandegani)
c. Penggolongan
1. Peserta didik usia7 — 10 :Siaga (S)
2. Peserta didik usia 11 — 15 : Penggalang (G)
3. Peserta didik usia 16 — 20 : Penegak (T)
4. Peserta didik usia 21 —25 : Pandega (D)
d. Tingkatan
1. Golongan Siaga terdiri: Muta, Bantu, Tata
2. Golongan Penggalan terdiri : Rarnu, Rakit, Terap
3. Golongan Penegak terdiri : Bantara, Laksana
4. Golongan Pandega hanya satu tingkat: Pandega
e. Pengelompokan
1. Golongan Siaga: Barung— Penndukan
2. GolonganPenggalang : Regu — Pasukan
3. Golongan Penegak: Sangga — Ambalan
4. Golongan Pandega: Reka — Racana
f. Kegiatan
1. Golongan Siaga berorientasi pada persiapan segala potensi peserta didik untukdikembangkan lebih lanjut.
2. Golongan Penggalang berorientasi padapenggalang persatuan/kesatuan dalam kelompok kecil maupun besar.
3. Golongan Penegak berorientasi pada penegakan prinsip dan karyanyata.
4. Golongan Pandega berorientasi pada pengembangan kepemimpinan.

Post a Comment

Blogger